FOTO JAMNAS X 2016

Pramuka Kwarcab Mempawah antusias ikuti Jamnas X 2016

H.Rahmad Satria Lepas Kontingen Jamnas X 2016 Kwarcab Mempawah

Pramuka Kab. Mempawah harus bisa harumkan nama daerah

KWARCAB MEMPAWAH TERGIAT I SE-KALBAR

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka baru saja dianugerahi Kwarcab Tergiat I Se Kalimantan Barat oleh Kwartir Daerah (Kwarda)

Kwarran Mempawah Hilir Sukses Laksanakan Jamran

H.Rahmad Satria Memasangkan tanda Peserta Jamran Mempawah Hilir 2016

PERANGI NARKOBA, KWARCAB MEMPAWAH JALIN KERJA SAMA DENGAN BNN KAB.MEMPAWAH

Penandatanganan Kesepakatan tersebut dilaksanakan pada Hari Minggu tanggal 24 Agustus 2014, di halaman Sekretariat Kwarcab Kab.Mempawah

Rabu, 09 Januari 2013

Rahmad Satria : Sudah saatnya Robo-robo menjadi Even Wisata Andalan Kab.Pontianak


H. Rahmad Satria, SH.MH (Kedua dari Kanan). Foto : Catur Prasetyo

Ribuan masyarakat kabupaten Pontianak berkumpul di kawasan Pelabuhan terpadu Kuala mempawah untuk menghadiri pelaksanaan puncak acara Napak tilas awal berdirinya Kerajaan Mempawah, yang dikenal dengan Istilah Robo-robo'.

Even budaya yang dilaksanakan rutin setiap tahun, pada hari rabu terakhir bulan Safar (Kalender Hijriah) tersebut juga dihadiri oleh tamu Undangan dari beberapa Provinsi salah satunya adalah Gubernur Bangka Belitung, dan Raja - raja dari Keraton se-Kalimantan Barat.


Bersama Sekda Kalbar & Ka.Kwarda Kalbar
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab.Pontianak, H. Rahmad Satria, SH.MH yang turut hadir dalam peringatan Robo-robo' tahun 2013 mengatakan, "sudah seharusnya Pemerintah Provinsi Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk terjun langsung mengembangkan Kebudayaan Robo-robo yang ada di Kab.Pontianak menjadi sebuah even wisata yang dapat menarik perhatian para Wisatawan baik Lokal maupun manca negara. Sudah saatnya Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kab.Pontianak dan Keraton Mempawah melakukan Kerja sama agar kegiatan Robo-robo' tidak hanya menjadi sebuah ritual budaya semata, namun dapat menjadi sebuah even wisata yang menarik minat masyarakat luas dan menjadi Even wisata andalan di Kab.Pontianak". Pungkasnya
 
Robo-robo' merupakan sebuah kegiatan yang dilaksanakan  pada Rabu terakhir bulan Sapar (Hijriah) yang menyimbolkan keberkahan. Menurut cerita, ritual ini merupakan peringatan atau napak tilas kedatangan Pangeran Mas Surya Negara dari Kerajaan Matan (Martapura) ke Kerajaan Mempawah (Pontianak).
Ritual tersebut dimulai ketika Raja, Ratu Mempawah, putra-putrinya serta punggawa dan pengawal berangkat dari Desa Benteng, Mempawah, menggunakan perahu bidar, yakni perahu kerajaan dari Istana Amantubillah. Kapal tersebut akan berlayar menuju muara Sungai Mempawah yang terletak di Desa Kuala Mempawah dengan jarak tempuh sekitar satu jam perjalanan. Di muara sungai akan dilakukan semacam upacara "penyambutan" ke laut seperti ketika Opu Daeng Menambon tiba di muara sungai tersebut untuk pertama kalinya. 
Makan Seprahan bersama Para Undangan

Terharu karena melihat sambutan rakyat Mempawah yang cukup meriah, Opu Daeng Manambon pun memberikan bekal makanannya kepada warga yang berada di pinggir sungai untuk dapat dinikmati mereka juga. Karena saat kedatangannya bertepatan dengan hari Minggu terakhir bulan Syafar, lantas rombongan tersebut menyempatkan diri turun di Kuala Mempawah. Selanjutnya Opu Daeng Manambon yang merupakan keturunan dari Kerajaan Luwu Sulawesi Selatan, berdoa bersama dengan warga yang menyambutnya, mohon keselamatan kepada Allah agar dijauhkan dari bala dan petaka. Usai melakukan doa, kemudian dilanjutkan dengan makan bersama. Prosesi itulah yang kemudian dijadikan sebagai awal digelarnya hari Robo-robo, yang saban tahun rutin dilakukan warga Mempawah, dengan melakukan makan di luar rumah bersama sanak saudara dan tetangga.

Bagi sebagian masyarakat di beberapa daerah di Indonesia, bulan Safar diyakini sebagai bulan naas dan sial. Sang Pencipta dipercayai menurunkan berbagai malapetaka pada bulan Safar. Oleh sebab itu, masyarakat yang meyakininya akan menggelar ritual khusus agar terhindar dari marabahaya. (Rudy)

Kwartir Nasional : Rintis Saka Widya Bakti, Menghapus Tuna Aksara

767524_FB 2a.jpg
Ketua Kwarnas didampingi Kak Amoroso Katamsi, Waka Kwarnas dan Kak Joedyaningsih. Sesjen Kwarnas menerima Dirjen PAUDNI Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI

Kamis (3/1) Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Dirjen PAUDNI) Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, Psi bertemu Kak Azrul Azwar, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka di Ruang Data Kwarnas Gerakan Pramuka Jalan Merdeka Timur No.6 Jakarta Pusat.      

Pertemuan diawal tahun 2013 tersebut adalah untuk bersinergi dalam rangka merintis keberadaan Satuan Karya (Saka) Widya Bakti yang bermanfaat sebagai wadah pengendalian dan pembinaan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta keterampilan di bidang pendidikan anak usia dini.

Saka Widya Bakti juga merupakan pendidikan nonformal dan informal yang menjadi sarana untuk melaksanakan kegiatan nyata dan produktif dalam melaksanakan bakti kepada masyarakat bangsa dan hegara yang dapat mendukung tercapainya tujuan pendidikan dan pembinaan Gerakan Pramuka.

Senin, 07 Januari 2013

Ketua Kwartir Cabang Kab.Pontianak Tutup Kemah Bakti Pramuka Kab.Pontianak 2012

Logo KBP 2012
(Mempawah Timur, 19 Desember 2012)
Kegiatan Kemah Bakti Pramuka Kab.Pontianak tahun 2012 (KBP 2012) Secara resmi ditutup oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab.Pontianak H.Rahmad Satria, SH.MH. Kegiatan yang dihelat sejak tanggal 17 s.d 19 Desember 2012 di Bumi perkemahan Mempawah Timur tersebut melibatkan sekitar 1.500 anggota pramuka Penggalang, Penegak dan Pandega yang tersebar diwilayah Kab.Pontianak.

Dalam sambutannya, H.Rahmad Satria,SH.MH, Mengungkapkan rasa bangganya terhadap pelaksanaan kegiatan akbar tersebut.  Beliau juga menyampaikan apresiasi terhadap para panitia yang terdiri dari Para Andalan dan Dewan Kerja Cabang Kab.Pontianak yang telah berupaya secara maksimal dalam pelaksanaannya. " Selaku Ketua Kwartir Cabang Kab.Pontianak, saya sangat bangga akan terlaksananya kegiatan ini, ini merupakan sebuah sejarah. Sejarah yang telah kita ukir Bagi Pramuka di Kab.Pontianak, karena untuk pertama kalinya kegiatan kemah bakti bisa kita laksanakan. Kedepan kita berharap kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus kita laksanakan dan kita tingkatkan. Pramuka memang sudah seharusnya bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan ini telah kita wujudkan melalui kegiatan Kemah Bakti Pramuka. " Pungkasnya.

Kegiatan yang mengambil Tema," Dengan Kemah Bakti Pramuka Kab.Pontianak 2012, kita ciptakan generasi muda yang tangguh, terampil dan berkarakter " tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Anggota Pramuka pada Khususnya dan bagi masyarakat sekitar pada Umumnya, karena selain diisi dengan kegiatan-kegiatan kepramukaan juga diselingi dengan kegiatan Bakti Masyarakat, antara lain Pembersihan makam tempat Ibadah dan Pembuatan tempat mandi yang diperuntukkan bagi masyarakat sekitar dan Normalisasi saluran air yang dipusatkan di Desa Antibar Kecamatan Mempawah Timur.

Selain itu, KBP 2012 Juga diisi dengan kegiatan Lomba seperti, Pentas Seni, Lomba Tekpram, Outbond dan Kegiatan-kegiatan Keagamaan. (Rudy)

Berikut adalah Foto-foto pelaksanaan kegiatan KBP 2012 :
Ka. Kwarcab Kab.Pontianak Bersama Andalan & Peserta KBP 2012

Penyerahan Hadiah Kepada Pemenang Lomba

Bersama Andalan & Pemenang Lomba

Olahraga Pagi